Sabtu, 06 Maret 2010
Komentar Boediono menanggapi hasil Paripurna DPR
Apa yang dikerjakan oleh Pansus Century telah menyita perhatian semua pihak hingga konsentrasi pada program 100 hari kabinet SBY-Boediono agak terhambat.
Boediono berpidato di Istana Wapres (Jumat,5/3/10), ia meminta agar proses hukum terhadap kasus Century harus segera di tindak secara adil.
Dalam pembelaan terhadap dirinya, Boediono juga menegaskan lagi bahwa kebijakan bailout terhadap Bank Century adalah kebijakan yang tepat dengan memperhatikan kondisi krisis yang mengancam Indonesia pada saat itu. Semua pejabat yang ikut serta dalam menentukan kebijakan untuk menyelamatkan krisis itu bekerja secara tulus. Untuk itu Boediono memberikan perhargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat yang terkait.
Boediono menyatakan sangat menghargai DPR dan seluruh elemen masyarakat dalam peran serta menciptakan pemerintahan yang bersih. Namun Boediono menegaskan bahwa demokrasi bukan untuk saling menjatuhkan. Demokrasi dipilih sebagai jembatan untuk membangun negara secara berkeadilan.
"Mari kita hindari nafsu politik yang akan menghancurkan cita-cita pembangunan," ujar Boediono.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar